[REVIEW FILM] IVANNA (2022)

Sebelum mulai review, aku mau kasih big applause dulu buat para crew yang terlibat baik dalam proses pra produksi sampai pasca produksi karena film ini tuh keren banget, parahh!

Dan disclaimer lagi, aku bukan salah satu bagian dari buzzer, ya! Semua review-review yang aku buat disini murni opiniku sendiri tanpa adanya kecurangan dalam bentuk apapun itu.

Dan (lagi) seperti biasa, sebelumnya, kita simak dulu trailernya...




REVIEW FILM IVANNA




source Wikipedia


Seperti yang udah kita ketahui, film Ivanna ini diangkat dari novel bergenre horor karangan Risa Saraswati berjudul, Ivanna van Dijk. Jujur, aku belum sempet baca novelnya jadi aku gak bisa membandingkan versi novel dan filmnya, tapi aku yakin pasti ada perbedaan di antara keduanya (as always). 

Jadi, secara garis besar, film ini menceritakan sosok Ivanna lewat pemeran utamanya, Ambar (Caitlin Halderman). Ambar dan adiknya, Dika (Jovarel Callum), yang merupakan yatim piatu dititipkan di rumah panti milik teman orang tuanya yang ternyata menyimpan misteri yang menyeramkan di masa lalu. Bangunan panti yang keliatannya gak dirombak dan khas Belanda itu makin menguatkan ceritanya.

Sosok Ambar sendiri diceritakan sebagai perempuan yang setengah buta dan sehabis matanya di operasi, dia bisa melihat sosok-sosok tak kasat mata. Penggambaran sosok Ambar ini sudah diceritakan dengan cukup epik di menit-menit pertama film dimulai dengan memperlihatkan langsung 'kemampuannya' itu. 

Vibes panti yang ditempati Ambar dan Dika juga gak serem-serem amat. Kayak rumah biasa aja gitu. Homey. Sampai kemudian, di tengah kehangatan dan keceriaan menyambut hari raya Idul Fitri, panti itu diselimuti dendam kesumat dari sesosok hantu Belanda yang meminta kepalanya kembali bernama, Ivanna (Sonia Alyssa).

Liat dari sinopsis singkat dan trailernya aja, aku yakin banget gak bisa nonton film ini sendirian. Ngeri, cuy! Dan terbukti, sepanjang film diputar, aku meringkuk takut-takut dibalik punggung temen nontonku. Kalo diinget-inget, malu juga sih. Tapi, back to the topic!

Pengambilan film dari 2 setting waktu yang berbeda dan bisa dibilang lintas generasi dalam film ini berhasil menciptakan suasana yang berbeda di tiap setting waktunya dengan begitu mulus. Apalagi waktu adegan flashback yang dibawain sama Ambar waktu lagi jadi medium. Flashbacknya keliatan muluss banget. Keren, parah!

Color grading dan music scoring-nya juga juara. Vibes horornya kerasa dan gak cuma bagian 'hantu nongol' doang yang ditakutin. Film ini juga bisa dibilang film horor yang brutal dan malah cenderung  ke film bergenre thriller lewat adegan-adegan pembunuhan yang wah aku gak nyangka adegan pembunuhan kayak gitu bisa dimunculin di layar lebar. Pembunuhannya tuh bener-bener sadis dan diperlihatkan sekali, pake di zoom in lagi! Jadi (saran aja sih ini), kalau kalian takut liat darah, aku saranin buat gak nonton film ini. Karena kalau kalian gak kuat, kayaknya bisa bikin mual, deh.

Kalo disebut adegan yang paling menegangkan, semua adegannya menegangkan sih, tapi buatku sendiri adegan paling menegangkan tuh pas adegan-adegan terakhir waktu Ambar dan Dika terdorong masuk ke dalam sumur tua secara gak disengaja. Disana ada adegan Ambar mencoba melawan Ivanna yang terus-terusan ngincer kepalanya dan sebagai usaha menyelamatkan diri, Ambar melempar kapak yang ada di sana kearah Ivanna dalam keadaan gelap. Nekat banget. Bayangin. Udah gelap, kondisi Ambar juga setengah buta. Dan ada adiknya juga di sana! Gimana kalau kapak itu salah sasaran dan ngenain adiknya sendiri??

Di akhir film juga, sempet disinggung soal Elizabeth yang katanya sih masih satu bagian dari Danur Universe. Apakah itu sebuah pertanda untuk The Next Danur Universe Film?

Minusnya dari film Ivanna ini, aku ngerasa kalo jumpscare di awal-awalnya tuh lama. Terus, kayaknya aku terlalu berharap lebih sama Ambar, deh. Ambar gak sehebat itu kawan. Yah, bisa dimaklumi, dia setengah buta. Tapi tetep aja gitu. Greget banget! Dan aku kesel sama semua pemeran yang ada di sana. Kenapa si Ambarnya tuh ditinggal-tinggal mulu?? Udah tau penglihatannya agak terganggu dan itu membatasi ruang geraknya, tapi suka banget ditinggal-tinggal. 

Overall, film Ivanna ini aku kasih skor:

7.5/10

Biar gak penasaran lagi, yuk tonton film Ivanna di bioskop-bioskop terdekat!

Posting Komentar

0 Komentar