DEMON CITY: SIAPA DEMON YANG SEBENARNYA?
Movie Name: Demon City
Director: Seiji Tanaka
Writer: Masamichi Kawabe (manga), Seiji Tanaka
Producer: Yasuhiro Masaoka, Takeshi Sawa
Cinematographer: Kohei Kato
Release Date: February 27, 2025
Runtime: 107 min.
Distributor: Netflix
Language: Japanese
Country: Japan
Cast
Toma Ikuta - Shuhei Sakata
Matsuya Onoe - Ryu Sunohara
Masahiro Higashide - Kanta Fuse
Masanobu Takashima - Kotaro Shinozuka
Mio Tanaka - Homare Takemoto
Ami Touma - Ryo Sakata
Taro Suruga - Akira Fujita
Mai Kiryu - Aoi Sakata
Naoto Takenaka - Haruo Kono
Takuma Otoo - Yoshifumi Takigawa
Review
Kalo kalian suka film The Raid, kayanya yang ini bisa jadi pilihan tontonan selanjutnya. Martial arts performance-nya oke. Sadis and the brutality-nya juga dapet banget. Yang minus cuma plot yang agak ancur dan gak masuk akal aja...
Jadi, Sakata adalah seorang pembunuh bayaran yang sadis dengan golok sebagai senjata utamanya (well, pemilihan senjata tajamnya memang unik and somehow I love this charisma). Sakata adalah seorang family man, dia cinta istri dan anaknya hingga ia memutuskan untuk pensiun dari dunia gelapnya. Tapi, gak semudah itu...
Di hari terakhir 'dinas'-nya, keluarga Sakata dibantai oleh komplotan bertopeng iblis(?) di rumahnya sendiri. Istrinya mati terbunuh, juga anaknya... Tidak hanya itu, komplotan iblis itu juga mencoba membunuh Sakata namun gagal dan meninggalkan Sakata dengan kondisi tubuh yang lumpuh total. Meski begitu, Sakata dituduh membunuh istri dan anaknya hingga ia harus dikirim ke rumah sakit penjara, di mana ia tinggal selama 15 tahun, dan tetap cacat.
Namun setelah 15 tahun hidup dalam kondisi disabled, dalam satu malam, Sakata Shuhei mampu memulihkan kondisi fisiknya untuk membalaskan dendam tak tuntasnya pada komplotan bertopeng iblis 15 tahun yang lalu.
Menurutku, film ini penuh intrik politik dan alurnya cukup gak masuk akal. Juga, aku masih tidak paham motivasi apa yang membuat keluarga Sakata dibantai secara kejam? Karena Sakata seorang pembunuh bayaran? Tapi di hari itu ia memutuskan untuk pensiun. Dan bahkan, apa yang dilakukan komplotan bertopeng itu jauh lebih sadis daripada apa yang Sakata kerjakan selama ini.
Sakata mungkin membunuh target yang diberikan kliennya, tapi komplotan bertopeng itu jelas senang membunuh dan melakukan seven deadly sins lainnya. Sakata bisa jadi demon yang disebutkan, 'bangkit dari kubur' dan melakukan pembasmian terhadap sampah-sampah masyarakat dalam satu malam, namun komplotan bertopeng itu juga demon yang terus melakukan dosa di dunia. Di tahap ini, siapa yang sebenarnya pantas disebut demon?
Sebelumnya aku menyebutkan ketertarikanku pada karakter Sakata dan senjata andalannya, golok. Sejujurnya ini kali pertamaku melihat pemeran utama memakai golok sebagai senjata utama alih-alih pistol atau pisau. Dan sebenarnya aku agak malu karena sempat meremehkan golok karena di tangan Sakata, senjata jarak dekat itu bisa dimanfaatkan sebagai senjata jarak jauh juga.
Meski bagian awal dan bagian pertengahan film ini cukup intense, sangat menegangkan dengan pembunuhan brutalnya yang penuh darah, tapi eksekusi di ending-nya kurang memuaskan bagiku.









0 Komentar
~ Treat People With Kindness ~