Review Novel Sihir Perempuan by Intan Paramaditha
Judul : Sihir Perempuan
Penulis : Intan Paramaditha
ISBN : 9786020346304
Tanggal Terbit : 19 April 2017
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 168 halaman
Genre : Kumpulan cerpen (kumcer), Fiksi, Gotik feminis, Realisme magis
Tema utama : Perempuan, tubuh, kekuasaan, seksualitas, pemberontakan, patriarki
Rating : 4 / 5
Kumpulan dongeng gelap tentang perempuan-perempuan yang tak patuh
Blurb:
Sihir Perempuan adalah kumpulan dongeng tentang perempuan-perempuan yang tak patuh. Perempuan bisa menjadi apa saja: ibu, anak, pekerja teladan, hingga boneka porselen. Namun dalam buku yang menghadirkan 11 cerita pendek ini, peran-peran yang seharusnya nyaman diteror oleh lanskap kelam penuh hantu gentayangan, vampir, dan pembunuh. Di sinilah perempuan dan pengalamannya yang beriak dan berdarah terpintal dalam kegelapan.
____
Sihir Perempuan adalah kumpulan cerita pendek yang penuh dengan nuansa gelap, sensual, dan magis. Cerpen-cerpen di dalamnya menampilkan tokoh-tokoh perempuan yang misterius, kuat, dan sering kali menantang norma sosial. Mereka bisa jadi penyihir, pelacur, penggoda, atau korban—tapi mereka selalu punya kendali atas narasi mereka sendiri. Cerita-cerita ini membawa kita ke dunia yang terasa nyata sekaligus magis, penuh simbol dan makna tersembunyi. Ada horor, ada sensualitas, ada mistik, tapi semuanya terasa sangat politis—karena bicara soal tubuh dan suara perempuan.
Pros:
Narasi yang berani dan provokatif
Penulis menulis dengan gaya yang berani, mengguncang moral konvensional. Seksualitas dan kekuasaan tubuh perempuan menjadi topik utama dan ditulis tanpa malu-malu.
Feminisme yang tidak menggurui
Alih-alih menggurui, feminisme di buku ini terasa hidup dan konkret lewat pengalaman tokoh-tokohnya. Tidak selalu hitam-putih, perempuan bisa juga jahat, rumit, dan tidak selalu jadi 'korban'.
Beragam setting dan suasana variatif yang tetap konsisten dalam tema dan atmosfer
Cons:
Gaya bahasa metaforis
Sayangnya, tidak semua orang cocok dengan gaya narasi yang 'berlapis' dan metaforis.
Konten dewasa dan gelap
Topik kekerasan seksual, pembunuhan dan erotisme mungkin mengganggu bagi sebagian pembaca yang lebih konservatif.
Moral value:
Buku ini penuh pesan moral tentang feminisme seperti tubuh perempuan yang merupakan medan pertempuran antara kuasa dan kebebasan. Novel ini menggambarkan perempuan yang bukan objek pasif dalam narasi hidupnya; mereka bisa memilih, memberontak, bahkan menghancurkan.
Norma masyarakat sering kali menindas perempuan lewat moralitas dan agama, tapi perempuan selalu punya 'sihir'-nya sendiri untuk melawan.
Sihir Perempuan cocok dibaca bagi yang ingin membaca cerpen unik, anti-mainstream, gelap, dan tidak biasa juga bagi yang tertarik pada isu feminisme.
____









0 Komentar
~ Treat People With Kindness ~